Salah satu program khas di SMP IPBS Tunas Bangsa adalah Program Peminatan yang meliputi Peminatan Digital, Bilingual, dan Tahfidz. Di mana siswa SMP IPBS Tunas Bangsa berhak memilih salah satu bidang peminatan untuk meningkatkan bakat dan minatnya di bidang tersebut.

Untuk menjamin kualitas para lulusan siswa peminatan, menjelang kelulusan kelas 9 tahun pelajaran 2020/2021 diadakanlah Ujian Peminatan yang dihadiri oleh Ayah atau Bunda dan juri yang berkompeten di bidangnya. Juri berasal dari pihak sekolah yakni guru pendamping peminatan dan juga juri dari luar. Rangkaian kegiatan Ujian dilaksanakan dari tanggal 31 Mei – 7 Juni 2021.

Ujian Tahfidz
Ujian Tahfidz dilaksanakan dengan sistem sekali duduk. Di mana siswa yang diuji wajib menyetorkan hafalan mereka selama 3 tahun per juz sekali duduk tanpa jeda dan wajib lancar dan hafal disetorkan dengan bacaan yang tartil (makhrojul huruf dan tajwid sesuai). Siswa yang berhasil mengikuti ujian secara lancar per juz dapat memperoleh sertifikat tahfidz. Penguji didatangkan dari luar yakni dari tim dari Ustadz H. Andy Julianto, S.Pd.I, S.S. untuk siswa peminatan tahfidz, sedangkan tim dari pihak sekolah untuk siswa reguler.

Ujian Bilingual (Speech)
Ujian Bilingual dilaksanakan dengan cara siswa menyampaikan speech tentang “Pentingnya Membaca” sekaligus diuji kemampuan bahasa Inggris aktifnya, di mana juri memberikan pertanyaan singkat berkaitan dengan pribadi siswa yang diuji. Siswa menyampaikan apa yang mereka rasakan terhadap anggota keluarga yang berkesempatan menghadiri ujian bilingual tersebut. Selain melatih kemampuan berbahasa Inggris, ujian ini juga bermanfaat untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa untuk berbicara di depan umum (kemampuan public speaking). Siswa peminata wajib mneyampaikan speech selama 10 menit. Adapun untuk siswa reguler, penyampaian speech selama 5 menit.

Ujian Digital
Siswa Peminatan Digital mempresentasikan rencana bisnis/usaha yang hendak mereka rintis ke depannya. Tujuan dari Peminatan Digital adalah mencetak generasi entrepreneur muda yang melek digital dan berkahlak mulia. Siswa dibimbing dan diarahkan untuk membuat rencana usaha, meliputi latar belakang, rencana pembiayaan, target omset, kelebihan dan cara mempromosikan usaha/bisnis mereka. Ujian dilakukan dengan mempresentasikan rencana bisnis di hadapan orang tua.

Siswa mampu menunjukkan penampilan terbaik mereka dalam mengikuti ujian peminatan ini. Adapun siswa yang belum dapat mencapai performa terbaiknya, akan mendapatkan tindak lanjut pada pekan berikutnya, guna memenuhi syarat kelulusan kelas 9.